Arsip Blog

SIAPAKAH YESUS ?

Siapa itu YESUS ?

Yesus bukanlah manusia yang menjadi TUHAN/Dewa.

Kebohongan pertama sekali dalam sejarah dunia adalah kamu dan saya dapat menjadi TUHAN/Dewa atau bagian dari keilahian dan itu adalah suatu kebohongan.

Kebenarannya adalah bukan manusia yang menjadi TUHAN/Dewa, namun TUHAN sendirilah yang telah menjadi salah satu dari kita manusia. TUHAN telah merendahkan diriNya dan masuk dalam misi penyelamatan untuk mencari, melayani dan menyelamatkan kita manusia yang berdosa.

Tidak ada seorang pun dari kita yang dapat berkata bahwa kita tidak berdosa !
Tidak seorang pun !
Tidak seorang pun !
Tidak seorang pun dapat melakukan pernyataan ini !

Bahkan bagi anda yang tidak mempunyai kehidupan yang religius mungkin akan berkata suatu kesimpulan bahwa tidak ada orang yang tidak ada berdosa…sempurna… Yah tapi Yesus berkata “Kecuali Aku !”.

Yesus sendiri yang tanpa dosa. Yesus adalah TUHAN sendiri yang datang ke dunia untuk menyatakan cinta kasih TUHAN, untuk memperlihatkan dan menunjukan cinta kasih TUHAN, dan untuk menjalani hidup yang tidak kita jalani semestinya. Menggantikan jalan hidup dari kita.

Alasan mengapa kita percaya bahwa Yesus adalah satu-satunya TUHAN karena Yesus secara BERULANG KALI, DENGAN SENYATA-NYATANYA, TAK TERBANTAHKAN, TERBUKA, secara LANGSUNG kepada semua orang bahwa DIA adalah TUHAN ! Halleluyah !!!

BUDHA tidak pernah mengatakan bahwa dirinya adalah TUHAN !
KRISNA tidak pernah mengatakan bahwa dirinya adalah TUHAN !
KONFESIUS tidak pernah mengatakan bahwa dirinya adalah TUHAN !
MUHAMMAD tidak pernah mengatakan bahwa dirinya adalah TUHAN !
Tiada seorang pun dari pendiri-pendiri keagamaan di dunia ini yang pernah menyatakan dirinya bahwa mereka adalah TUHAN ! Yesus sendirilah yang menyatakan ini !

Teman… pernyataan ini, perkataan kebenaran ini adalah benar atau salah ?

Bila ini salah maka Yesus adalah seorang PEMBOHONG BESAR yang paling terkutuk di dunia ini !

Dia memerintahkan kita untuk berdoa kepada-Nya, mengaku dosa pada-Nya, untuk percaya pada-Nya, untuk mengikuti DIA, untuk memberikan nyawa kita pada-Nya, untuk memberikan uang kita pada-Nya, untuk menyerahkan semua kebutuhan kita pada-Nya, untuk memberikan hari-hari kita pada-Nya...
dan bila DIA bukan TUHAN maka Yesus adalah orang yang paling tercela dan terkutuk yang pernah hidup di dunia !!!

Namun bila DIA menyatakan yang benar, bahwa DIA adalah TUHAN !
dan hanya TUHAN sendiri yang dapat mengampuni dosa. Yesus sendiri berkata “Aku mengampuni dosamu”, “Aku mengampuni dosamu !”..

Setiap keagamaan yang lain akan mengatakan kepadamu inilah yang dapat kamu lakukan untuk menghadapi dosamu, kamu dapat mengikuti langkah-langkah ini, kamu dapat ikuti rencana ini.

Tapi Yesus berkata “Aku yang akan menyelesaikan/membereskan itu !”, “Aku hanya mengampunimu !”
Tidak ada apapun yang bisa kita lakukan teman, tidak ada apapun yang bisa kita lakukan untuk mengalami pengampunan dosa dari TUHAN adalah mempercayakan diri kita pada Yesus.

DIA hidup tanpa dosa, DIA mati untuk dosa-dosa kita, DIA bangkit sebagai Juruselamat kita, Dia terangkatnaik kembali ke Surga, dan DIA membuka pintu masuk ke dalam hadirat TUHAN ALLAH dan Kerajaan ALLAH dan DIA mengundang kita untuk masuk melaluinya dengan mempercayai, mempercayai DIA.

DIA-lah Pencipta langit dan bumi !
DIA-lah alpha and omega, awal dan akhir !
DIA-lah Putera ALLAH !
DIA-lah Anak Manusia, Tuhan yang menjadi Manusia !
DIA-lah Pelayan kita yang rendah hati !
DIA-lah Orang yang menderita bagi kita !
DIA-lah Gembala yang baik !
DIA-lah Pengeran Kedamaian !
DIA-lah Pembimbing yang ajaib !
DIA-lah Singa Yehuda !
DIA-lah Pembantai Naga !
DIA-lah Juruselamat yang tanpa dosa !
DIA-lah Kebangkitan dan hidup !
DIA-lah Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia !
DIA-lah Teman para pendosa !
DIA-lah Imam Agung kita !
DIA-lah Raja dari segala raja !
DIA-lah Tuan dari tuan !
DIA-lah Jalan, Kebenaran dan Hidup !.

Yesus pada saat berjalan di bumi bertanya “Siapakah Aku menurut mereka ?” dan itu pertanyaan Yesus pada kita semua hari ini …

Who Is Jesus ?

SULAMAN BAPA SURGAWI

Ketika aku masih kecil, aku sering memperhatikan ibu menggunakan banyak waktu untuk menyulam. Dan aku senang duduk di lantai dekat kakinya sambil memperhatikannya dari bawah dan mulai bertanya apa yang sedang ia lakukan. Ibu dengan lembut memberitahukan bahwa ia sedang menyulam. Dari bawah aku melihatnya bekerja dalam batas-batas lingkaran bulat kecil yang ia pegang di tangannya, aku komplain padanya, mengapa sulaman itu tampak kacau jika dilihat dari tempat aku duduk.

Menanggapi keluhanku, dia akan tersenyum padaku, memandang ke bawah dan dengan lembut berkata, “Nak, pergilah kamu bermain jika ibu sudah menyelesaikan sulaman ibu, ibu akan memangku kamu di pangkuan ibu dan membiarkan kamu melihat dari atas hasil sulaman ibu.”

Aku masih bertanya-tanya mengapa dia menggunakan benang gelap bersama dengan benang yang lebih terang dan mengapa benang-benang itu tampak begitu berantakan dari pandangan saya. Beberapa menit kemudian, aku mendengar suara Ibu memanggilku, “Nak, datang dan duduk di pangkuan ibu.” Aku sangat heran bercampur rasa gembira melihat hasil sulaman ibu, sebuah bunga yang indah atau matahari terbenam. Sebagai anak kecil, aku tidak percaya dengan apa yang aku lihat itu, karena dari bawah aku melihatnya tampak begitu berantakan.

Kemudian Ibu berkata padaku, “Anakku, dari bawah memang akan terlihat jelek dan berantakan, tetapi kamu pasti tidak menyadari bahwa ada sebuah pola di atas. Ini adalah sebuah desain. Ibu hanya mengikutinya. Sekarang lihat itu dari sisi ibu dan kamu akan melihat apa yang sebenarnya sedang ibu lakukan.”

Berkali-kali aku juga melihat kepada Bapa Surgawi dan bertanya, “Bapa, apa yang sedang Bapa lakukan?” Dan dengan lembut Bapa menjawab, “Aku sedang menyulam hidupmu.” Aku berkata, “Tapi kelihatannya seperti kekacauan bagiku. Sepertinya begitu campur aduk, berantakan. Benang tampak begitu jelek. Tidak ada benang yang kelihatan bagus?” Kemudian Bapa seperti bilang, “Anakku, jika kamu melakukan kehendak-Ku, suatu hari nanti Aku akan membawamu ke Surga dan menempatkanmu di atas pangkuan-Ku dan kamu akan melihat rencana-Ku dari sudut pandang-Ku. ”

Sumber: gagirl.com/dan (www.jawaban.com)