Monthly Archives: Februari 2009

BUKU HARIAN ELLEN…

Memang… segala rencana walau yang sudah sempurna pun, kadang-kadang masih saja melenceng jauh dari perkiraan..
Apa yang sudah kita susun dengan penuh impian dan pengharapan… tetap saja ada kalanya sangat jauh dalam kenyataannya… kadang bahkan itu bisa sangat menyakitkan kita…

Namun itu tak lepas dari bentuk kehidupan, kadang berjalan lancar, kadang mandeg²… mengisyaratkan bahwa kita ini masih manusia, penuh keterbatasan, penuh ketidak-tahuan, penuh kesalahan…

Begitu juga cinta… kadang pengorbanan yang telah diberikan, sikap dan penerimaan yang telah dilakukan dengan ketulusan dan keikhlasan, tetap dipandang sebelah mata oleh orang yang kita kasihi… bahkan tidak dipandang sama sekali….

Yah mungkin karena banyaknya hal yang tidak diketahui dibalik semua kisah, semua aktifitas dan semua pemikiran yang ada…

Saya terharu dengan kisah ini, yang tanpa sengaja aku baca di sebuah renungan… yang mengingatkan Saya… bahwa kita sering kali melakukan kesalahan, terutama kesalahan pandangan dan persepsi terhadap orang yang kita kasihi… sehingga kadang-kadang pengorbanan yang telah dilakukan oleh orang yang kita kasihi itu tidak kita lihat, bahkan walaupun itu dilakukan di depan mata kita…. Kita lebih berorientasi dan memandang dari masalah dan pemikiran kita…egosentris kita… kita tidak melihat dan memandang lebih jauh dari sisi lain, yaitu sisinya…

Sungguh suatu kisah yang menginspirasi khusus bagi Saya karena ini mungkin cerminan kisah dari sebagian bahkan semua orang yang pernah mengasihi dan menyayangi orang lain…

“————-”

Lima tahun sudah aku menikah dengan Ellen. Hari-hari kami diselingi ketidak-cocokan. Kami sering bertengkar karena hal-hal kecil.

Hari ini hari ulang tahun Ellen dan kami bertengkar lagi karena aku bangun kesiangan. Rasa kesal membuatku tidak mengucapkan selamat ulang tahun ataupun mengecup keningnya.

Sore ini sudah 3x Ellen memintaku segera pulang untuk makan malam dengannya, tapi permintaannya tidak kuhiraukan.

Aku tiba dirumah pukul 12 malam, dan kulihat Ellen tertidur di sofa. Aku berhenti di hadapannya.
“Ia memang cantik.”, kataku dalam hati.
Aku menghela nafas dan masuk ke kamar. Di meja rias kulihat buku harian Ellen. Bertahun-tahun ia menulis cerita hatinya di buku cokelat itu dan tidak pernah mengizinkan aku untuk membukanya.

Kuraih buku cokelat itu dan kubuka halaman demi halaman secara acak. 14 Februari 1996 :
“Terima kasih Tuhan atas pemberianMu yang berarti bagiku. Vincent pacar pertama yang sekaligus pacar terakhirku.”
Hmm… aku tersenyum, Ellen begitu yakin kalau aku yang akan menjadi pendamping hidupnya.

6 September 2001 :
“Tak sengaja kulihat Vincent makan malam dengan wanita lain sambil tertawa mesra. Tuhan aku mohon agar Vincent tidak kelain hati.”

23 Oktober 2001 :
“Aku menemukan surat ucapan terima kasih untuk Vincent, atas candle light dinner di hari ulang tahun seorang wanita bernama Melly. Siapa dia Tuhan? Bukalah mataku untuk melihat apa yang Kau kehendaki.”

4 Januari 2002 :
“Aku dihampiri wanita bernama Melly. Ia menghinaku dan mengatakan bahwa Vincent selingkuh dengannya. Tuhan berilah aku kekuatan.”

Bagaimana Ellen sekuat itu ? Ia tidak pernah mengatakan apapun atau menangis di hadapanku, setelah dia tahu aku telah mengkhianatinya.
Nafasku sesak, aku tak mampu membayangkan perasaan Ellen saat itu.

14 Februari 2003 :
“Hari minggu yang luar biasa, aku telah menjadi Nyonya A.Vincent W. Terima kasih Tuhan !”

7 April 2006 :
“Vincent marah padaku, aku tertidur pulas saat ia pulang sehingga ia menunggu di depan rumah agak lama. Aku lelah karena seharian di mall aku mencari jam idaman Vincent. Aku ingin membelikan hadiah di hari ulang tahunnya yang tinggal 2 hari lagi. Tuhan, beri kedamaian di hati Vincent agar ia tidak marah lagi padaku…”
Air mata penyesalan tak berhenti mengalir. Ellen mencoba membahagiakan aku, tapi malah aku memarahinya…

15 November 2007 :
“Vincent butuh meja untuk menaruh kopi di ruang keluarga, dia sangat suka membaca di sudut ruangan itu. Tuhan bantu aku menabung agar aku dapat membelikan sebuah meja, hadiah natal untuknya.”

Ellen tak pernah mengatakan meja itu sebagai hadiah natal dan aku kembali memarahinya tanpa pernah memberinya kesempatan untuk menjelaskan.

Rasanya tak sanggup lagi aku membuka lembaran berikutnya. Aku berlari ke kamar, ku kecup kening Ellen dan ia terbangun.

“Maafkan aku Ellen, aku mencintaimu. Selamat ulang tahun.” kataku penuh cinta.

“——————-”

Cinta selalu mampu mengajar kita berkorban demi kebahagiaan orang yang kita cintai.

Semoga kisah ini menjadi sebuah pelajaran yang baik untuk kita, bahwa cinta membutuhkan pengorbanan, dan pengorbanan itu dilakukan karena cinta…

Peace & Love ^^

sumber kisah : Manna surgawi – 14 Februari 2009

AKHIRNYA…BISA LEGA…AKREDITASI DITANGAN…

Hari ini akhirnya berakhir juga proses visitasi dan evaluasi program studi MI… Prosesnya lumayan melelahkan karena harus banyak turun dan naik tangga dari lantai 1 ke lantai 4 (bisa kurus ntar nech :-)), namun itu sudah jadi hal biasa dalam suatu proses visitasi….
Visitasi dan evaluasi kali ini tergolong masih simple dan cepat dari segi waktu dan kedalaman pertanyaan.. namun tetap inti-inti program studi harus jelas dan ada buktinya…
Berkat kerjasama team dan persiapan dokumentasi yang lumayan baik..jadi bisa terbantu banyak dalam proses evaluasinya…
Saya ucapkan banyak terima kasih kepada rekan-rekan yang lain yang sangat membantu dalam proses ini, dan khusus kepada pak Rudi, sudah bisa lega sedikit pak !…. heheheh namun tetap semangat!….
Semoga hasilnya nanti sesuai harapan kita bersama. Amin.!

Terima kasih ^^

PERSIAPAN AKREDITASI MI

Duh… besok pasti akan jadi hari yang menegang buat rekan saya pak Rudi Sutomo, karena besok beliau akan memaparkan presentasi program studi MI untuk di akreditasi…

Bayangkan tekanan yang ada… beliau itu baru saja menikah hari minggu kemarin (15/02), libur sehari, dan besoknya langsung belajar dan mempersiapkan semua yg berhubungan dengan akreditasi….

wah wah perlu banyak support nech… namun dari rekan-rekan yang lain, yaitu kepala BAAK dan staffnya, staf-staf LPPM, Kaprodi baru Mr. Rifai.. dan Direktur Politekniknya sendiri… semua bisa diatasi dan dipersiapkan semaksimal mungkin, membantu mengurangi tekanan terhadap Pak Rudinya….

Pokoke aman Pak !… Selamat mempersiapkan diri aja… dan tetap semangat… Semoga Berhasil Pak !……

VALENTINE DAY

Hari-hari ini adalah hari-hari mendekati merayakan hari kasih sayang yang lebih dikenal dengan nama valentine day…

Banyak orang mungkin sudah berpikir acara apa atau hadiah khusus dan spesial apa yang ingin diberikan kepada kekasihnya…
Namun banyak juga orang yang acuh tak acuh terhadap hari kasih sayang ini….

Kalo saya sih pengen banget bisa memberikan sesuatu yang spesial buat kekasih saya… dan itu wajar banget… walaupun kata orang setiap hari kita bisa memberikan sayang itu kepada kekasih kita (everyday is valentine)…. namun tetap harus ada yang benar-benar spesial selain keseharian yang telah kita berikan…

Hm.. bingung juga sih menentukan apa yang spesial dan khusus yang ingin diberikan.. apalagi kalo dana tidak mencukupi (hehehehe)…

But keinginan yang tulus itu sudah awal yang sangat sangat sangat baik untuk melangkahkan kaki memberikan yang spesial buat kekasih kita walaupun apa yang kita berikan itu belum tentu mahal dan unik…. saya masih percaya hal itu dan kekasih saya pasti juga berpikir demikian….

Gak harus candle light dinner, tapi makan di pinggir jalan yang sejuk nyaman dan cozy, bisa menjadi alternatif bagus walaupun makanannya gak mahal….yang penting sih kebersamaannya dengan orang yang kita sayangi itu….its all matter

So selamat merayakan valentine day buat teman-teman… dan wish me luck for choosing what special gift I should give to my lover….

Gbu always… peace and love ^^